ya, mungkin rinda adalah pacar pertama roy ditahun pertamanya di sekolah menengah pertama. rinda adalah perempuan yang sangat cantik menurut roy, roy sangat bahagia bisa memiliki pacar yang cantik seperti rinda, rinda juga sangat baik hati dan murah senyum, sikapnya yang malu-malu membuat roy semakin penasaran dengan sosok rinda yang dia suka, roy juga sangat pemalu terhadap lawan jenis, tidak jarang roy dan rinda hanya saling tersenyum ketika berpapasan, bahkan rinda pernah berlari untuk bersembunyi ketika melihat roy dari kejauhan, mereka berdua memang pemalu, mungkin karena usianya yang terlalu muda.
roy dan rinda dipisahkan oleh sekolah yang berbeda, rinda bersekolah di sekolah menengah pertama yang cukup jauh jaraknya dari sekolah roy, tidak jarang roy mendengar bahwa rinda banyak disukai oleh siswa-siswa lain disekolahnya, namun roy tidak perduli, roy belum begitu tau tentang "cemburu" maka roy hanya mengacuhkan berita itu.
suatu ketika di minggu pagi, roy mengendarai sepedahnya menuju rumah rinda, roy sengaja berpakaian dengan rapih karena berharap akan bertemu dengan rinda, setelah sampai di depan rumah rinda, roy bertemu dengan teman-temannya dan mereka pun mengajak roy untuk bermain speda berkeliling di sekitar perumahan itu, roy yang tengah menunggu rinda keluar pun bimbang, dia ingin bertemu rinda terlebih dahulu namun teman-teman roy semakin memaksanya untuk bermain spedah, dan ketika roy mulai menggoes spedahnya, rinda pun keluar dari rumahnya, roy yang tidak sengaja menoleh ke arah rumah rindapun melihat rinda yang keluar dari rumahnya dengan segera roy menghentikan laju spedahnya, namun rinda segera kembali masuk karena mengira roy akan bermain bersama teman-temannya, roy pun segera mengejar rinda dan memanggil rinda.
"rinda, rinda..."
"apa? kamu main aja sama temen-temen kamu.."
"aku ningguin kamu dari tadi, mau ngajak main spedah.."
"aku mau dirumah aja, kamu main aja.."
roy kesal dan kecewa melihat tingkah laku rinda yang seperti itu, dengan wajah yang kesal roy pun kembali menggoeskan spedahnya dan segera menyusul teman-temannya, roy tidak mau memikirkan rinda lagi, dia pun bermain dengan riang dan gembira bersama teman-temannya,.
peristiwa minggu pagi itu membuat roy enggan kembali kerumah rinda lagi, dia kini menghabiskan waktunya hanya dengan bermain playstation di rumahnya setelah pulang sekolah, roy tidak mau lagi memikirkan rinda, kursus bahasa inggris roy yang sudah tamat membuatnya semakin jauh dengan rinda, sampai suatu ketika roy sama sekali sudah tidak perduli dengan rinda dan sudah tidak mengingatnya lagi.
bulan demi bulan telah terlewati, roy kini lebih sering bermain dengan teman sekolahnya dan tidak memikirkan soal hubungannya dengan rinda lagi, suatu hari ketika roy sedang menaiki angkot untuk pulang kerumahnya, dia bertemu nini di dalam angkot itu, nini yang juga pulang sekolah pun menyapa roy.
"hey roy, apa kabar lu?.."
"eh elo ni, baik-baik aje gue.."
"si rinda nyariin elu tuh, elu apa kabar katanya.."
"ah masa si? bodo deh, gue udah males sama dia.."
"dih kenapa lu? ga boleh gitu, udahlah kerumahnya lagi.."
"ah palingan entar dia kabur lagi ngeliat gua.."
"dih engga deh, dia udah berubah.."
"engga ah, gua mau pulang aja.."
"eh dia itu bela-belain ga mau pacaran lagi, karena cuma nungguin lu roy, yang suka sama dia banyak loh.."
"kenapa ga di pacarin aja semuanya? udah deh gue pulang ya.."
"dih lu sombong amat roy.."
percakapan dengan nini di angkot tadi, membuat roy sejenak berfikir, sambil berjalan menuju rumahnya roy memikirkan rinda lagi setelah sekian lama ia tidak memikirkan rinda, ia pun bertanya-tanya dalam hati,"apa bener ya yang di bilang si nini tadi, masa iya si dia masi suka sama gue, yang suka dia kan banyak, kenapa maunya sama gue aja?, hmm" kebingungan roy tak lama setelah ia sampai dirumahnya dan disambut hangat oleh ibunda tercinta roy, setelah disuruh ibunya makan roy pun segera menuju kamarnya dan tidur siang.
setelah bangun dari tidur siang, roy seakan lupa dengan apa yang dipikirkannya tadi, ia langsung menyalahkan playstationnya dan bermain hingga adzan maghrib di kumandangkan, seakan tak terjadi apa-apa roy kembali melupakan rinda, semantara itu, rinda menangis kecewa ketika nini menceritakan semua percakapan antara dia dan roy tadi siang, rinda sangat-sangat kecewa dengan ketidak pedulian roy, mulai sejak saat itu rinda tak mau lagi mengingat-ngingat roy.
to be continued...
